BAB III : MANUSIA DAN CINTA KASIH
Manusia sejak lahir sudah memiliki apa yang namanya perasaan. Manusia juga cenderung untuk mengungkapkan perasaan nya terhadap lawan jenisnya. Cinta/ suka merupakan rasa yang mendalam untuk mengagumi sesuatu, sedangkan sayang adalah bagaimana cara untuk mengapresiasikan rasa cinta tersebut terhadap orang yang dituju.
Salah satu macam perasaan cinta adalah cinta terhadap diri sendiri. Cintailah dirimu sendiri terlebih dahulu, baru mencintai orang lain. Banyak orang menafsirkan cinta terhadap diri sendiri merupakan suatu tindakan yang egois. Tetapi, maksudnya adalah cinta terhadap apa yang kita butuhkan untuk diri sendiri/ peduli terhadap diri sendiri tentang bagaimana cara menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Ini merupakan tindakan yang positif. Agar tidak dianggap egois, maka kita harus menyeimbangkan cinta terhadap diri sendiri dan juga cinta terhadap orang lain.
Cinta kepada sesama manusia atau persaudaraan (agape. Bahasa Yunani) itu merupakan watak manusia itu sendiri dan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatannya kepada sesama manusia. Perbuatan dan perlakuan yang baik kepada sesama manusia bukan berarti karena seseorang itu membela, menyetujui, mendukung dan berguna, bagi dirinya, melainkan langsung dari hati nuraninya yang ikhlas disertai tujuan yang mulia. Motivasi perbuatan dan perlakuan seseorang mencintai sesama manusia itu disebabkan karena pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendirian (manusia sebagai makhluk social) dan sudah merupakan suatu kewajiban. Manusia sejak lahir sudah ditakdirkan untuk memiliki pasangan.
Disusun oleh :
Nama : Erga Saputra
NPM : 51417956
Jurusan : Teknik Informatika
Kelas : 1IA01
Komentar
Posting Komentar